Energi Alternatif

Sebenarnya ini tulisan lama, tapi lupa di posting ke sini.

Hari ini (14 jul 2008) berangkat kerja, mampir dulu untuk isi bensin motor kesayangan, di kios bensin terdekat, karena bener2 kosong. Niat beli 2 liter sajat, TAPI begitu mau isi, kios yang dilalui pada tutup. Akhirnya nemu juga, isi dulu ah. “mas, bensinnya berapa liter?”, “tapi satu liter 13rebu ya”,
WADUH !!, Mulai dah!, BBM, susah lagi. Udah listrik yang tiap hari dapat jatah mati 4 jam dari jam 1 – jam 5 sore, BENSIN SUSAH LAGI!.

15 Juli 2008, naik lg euy Rp. 15.000 perliter bensinnya .

19 Juli 2008, Rp 13.000 turun lagi ,,,. Tapi yang parah hari sabtu ini listrik mati dari jam 7 pagi sampai jam 5 sore !!!

tambah nih laporannya . Hari ini, waktu artilkel ini diposting, jadwal mati listrik dari jam 12 sampai jam 4.30 sore, kecuali 3 hari kemarin pas 17san.

Kondisi seperti di atas sudah tentu tidak menguntungkan bagi orang/instansi yang berusaha dengan mengandalkan listrik atau bbm. Denger2 pihak pengusaha jepanb akan kabur dari negeri kita kalau kondisi listrik dan bbm masih tetap seperti ini. Kalau ini terjadi, hmm ,,, semakin bertambah angka pengangguran kita.

My hope , semoga dengan kondisi seperti ini bangsa Indonesia menjadi semakin kreatif untuk mencari energi alternatif !!!

Nah, salah satunya adalah PLTE (Pembangkit Listrik Tenaga Engkol), dari pada nganggur ngobrol ngalor ngidul tak karuan, kan bagus kita ngengkol bersama2 untuk menghasilkan daya listrik🙂 He.. He..kayak orang naik sepeda ontel malam hari kan bisa jadikan putaran roda untuk lampu sepeda🙂

Satu tanggapan untuk “Energi Alternatif”

  1. Saya Danan, 29 Th,
    saya seorang pengusaha muda (UKM)
    Jauh sebelum orang meributkan efisiensi energi dan energi alternatif, kami sudah melakukan penelitian selama 6 Tahun terakhir tentang tungku sekam, dan baru kami jual secara masal setelah saya memutuskan untuk usaha sendiri 2 tahun yang lalu.

    modal awal kami 1,5 jt waktu itu, Alhamdulillah setelah mulai lancar kami berhasil menjual 23 unit tersebar dari Banyuwangi hingga Tegal.

    hari ini saya membaca berita dari liputan enam (14 oktober 2008) tentang kayu sebagai bahan bakar alternatif ungulan, saya antara antara mendukung dan menolak pendapat ini. Mendukung karena mungkin menciptakan lapangan kerja baru, menolak karena sebetulnya ada yang lain selain kayu yang juga ungulan yang mungkin tidk merusak ekosistem alam akibat penebangan kayu yang berlebihan. bahan bakar dari produk yang kami buat adalah dari sekam, serbuk kayu, tempurung kelapa, ampas tebu, serabut kelapa, jerami kering bahkan daun kering. coba dibandingkan, lebih baik mana dibandingkan dengan kayu.

    saya pikir didepan mata kita sudah tersedia sumber energi terbaharui dengan sangat murah, cuman mungkin orang indonesia saja yang kurang mau tahu. di desa tempat saya tinggal para penduduk mulai kami pengaruhi sedikit demi sedikit untuk meninggalkan elpiji dan beralih ke tungku sekam rumah tangga buatan kami. pertimbangannya simple, karena faktor kebisaan dan perasaan kalo elpiji naik lagi gimana, sedangkan sekam, jerami dam serbuk kayu melimpah didesa kami. kalo dikota mungkin teknologi ini belum bisa diterima. Yang dikawatirkan selama ini kalo timbul polusi asap dari pembakaran, kami sudah bisa atasi, artinya bebas polusi asap.

    cuma, kami hanya sebuah UKM dengan masalah klise.
    Mohon Kami diberikan Informasi tentang program
    yang berkaitan dengan Tungku sekam yang kami produksi

    Bagaimana caranya untuk menjalin kerjasama agar produk kami dapat dinikmati lebih luas oleh semua masyarakat

    untuk informasi keseriuasan kami bisa diperoleh dari
    http://www.santosorising.com

    Kami bersedia memberikan informasi tambahan yang mungkin diperlukan

    Terimakasih

    Danan Eko Cahyono, ST

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s