AGD 118 JAKARTA , Apa Kabar ??
AGD 118 Jakarta, sebuah instansi pelayanan kegawatdaruratan yang dimotori oleh paramedik dengan latar belakang pendidikan perawat (SPK & AKPER) dengan dukungan penuh dari IKABI IDI. Berdasarkan pengalaman saya bekerja di instansi ini sebagai crew dan pilot (istilah untuk paramedik yunior dan senio dalam satu unid ambulan), Sebelum seorang perawat menjadi paramedik di instansi ini, diwajibkan telah mengikuti training selama satu minggu dalam hal penanggulangan penderita gawat darurat. Sistem pelatihannya cukup baik, dengan porsi latihan skill yang lebih banyak, dan didukung dengan peralatan yang lengkap. Materi dan metode yang dipakai sangat baik, jika kita lihat latar belakang para trainner yang rata-rata lulusan SPK, tanpa adanya pelatihan TOT, atau akta untuk dunia pendidikan. Hal ini terjadi mungkin berdasarkan pengalaman, melihat dan menjadi asisten dalam pada pelatihan-pelatihan yang diadakan oleh IKABI (Ikatan Ahli Bedah Indonesia), kemudian di coba dilakukan pada pelatihan-pelatihan PPGD untuk para perawat.
Situasi kerja sebagai paramedik menuntut kita untuk berTindak cepat dan tepat, dan mandiri. Tidak ada team lain yang menolong pada saat dibutuhkan penanganan kegawatdaruratan. Hal ini tidak menjadi masalah jika paramedik selalu dalam komdisi yang siap, baik segi knowledge, attitude, dan skills. Ketiga faktor ini harus selalu di asah sehingga dalam kondisi yang selalu siap.

Beberapa catatan pengalaman selama kurun waktu 1996 – 1999 :
-Yang serius :Situasi kerja yang menuntut paramedik mandiri tidak tergantung pada profesi lain, Terdapat standar protap yang jelas, Keterlibatan dalam membantu penyelenggaraan Pelatihan ATLS, ACLS, secara tidak langsung berperan dalam peningkatan pengetahuan/saya sendiri jarang ikut tuh.
-Yang Santai : nonton bola, konser musik gratis/ sambil jaga he..he.., suka juga keluyuran malam-malam di jakarta / kagak macet & sedikit tahu ttg kehidupan malam jakarta .. (Nah ini yang bahaya he..he..), punya saingan taxi, bajaj dll.
Yang Mumet : Ban bocor (jadi bengkel deh), AC kagak dingin (panas badan, sama hati diomelin keluarga pasien orang kaya, kalo kita lagi ngepos di Rumah Sakit Swasta), Bawa pasien kondisi gak stabi terus kena macet, uh !!, apalagi kalo ditamvah ban bocor, makin ngedumel deh
Lain dulu lain sekarang . Sekarang AGD 118 Jakarta berdasarkan cerita om google dan anak2nya, kabar terakhir dari anaknya yang bernama kompas kom cetak, kondisinya sungguhnbsangat menghawatirkan. Kondisi ini terjadi setelah adanya konflik internal sekitar tahun 2006 yang menyebabkan terpecahnya AGD 118 JAKARTA menjadi Yayasan AGD 118 yang hanya menjalankan pelatihan kegawatdaruratan dan Pelayanan Ambulan dibawah bendera dkk jakarta.
gamabar dicomot dari berita terakhir 118 dari kompas cetak





jd gmn skrg kbr agd 118 jakarta mas ?
#Masih jalan pak, dan memang harus terus jalan. Sekarang merupakan unit di bawah dinkes kota jakarta.
Btw, ini pak mardi senior di bela satu gitu?
mohon jangan ada lagi perpecahan di tubuh organisasi tersebut. ratusan / ribuan nyawa akan melayang kalo tidak bisa terpecahkan.
ada usul gimana kalo membentuk paguyuban atau persatuan pengemudi ambulance se indonesia.
Semoga tetap jaya,.. selelu ikhlas menolong sesama..
kenapa terpecah……..baru tau nih………mb asti,bu lina,mas syukri,pak irawan pha kabar
sayang sekali ya, AGD sekarang amburadul. smoga suatu saat seperti dahulu lagi susah senang jalanin bareng-bareng.kasian masyarakat yang butuh ambulans ga ada lagi kaya 118 yang dulu.bagaimana kalau qta gabung lagi? setuju?…………..setujuuuuuu!!!!!!!!!!
Salam 118.
sy salah 1 alumnus AGD 118 thn 2006.
saat pelatihan BTBCLS sy mengusulkan spy pelatihan BTBCLS ini dilakukan jg di prosinsi2 di seluruh Indonesia.Sangat byk lo kwn2 sejawat kita yg mengingin pelatihan ini,tp sayang mereka ada yg keterbatasan dana shg tdk dpt mengikutinya ke JKT.
“SARAN” —> Layangkan surat ke tiap2 dinas profinsi untuk menjadi sponsor pelatihan BTBCLS di daerah setiap tahunnya.Karena tuntutan global perawat sekarang mininmal disertifikasi dgn pelatihan BTBCLS baik perawat yg bertugas di RS ataupun di PKM.
Thank.
Setiap ada kekompakan pasti akan muncul keretakan,santai saja BANG itu hanya masalah KECIL.
tolong kirimkan jadwal pelatihan PPGD perawat dan dokter untuk tahun ini
sudahlah para “petinggi” disana, jangan gabungkan pelayanan kegawat daruratan dengan politik… jadnya ya kisruh… stay the way you are… btw, kbr para paramedik 118?? saya juga bangga lho dulu pake baju dines 118, mbantu orang yg membutuhkan bantuan medis scr cepat.
118 Nasib mu kini…..
Pertama kali naik pesawat karena kamu
Pertama kali ke Jawa timur juga karena kamu
Pertama dan terakhir kalinya aku kerja di Kesehatan
Saking Cintanya sama kamu
tapi sekarang apa yang bisa ku ceritakan ke Temen2
Ada suatu kebanggaa waktu aku bercerita pada orang lain tentang mu
Aktualisasi diriku tinggi karna mu …..
sekarang sedih rasanya namamu hanya tinggal KENANGAN
waduh makin berantakan aja neh ambulan..pada kisruh cari duit buat pribadi aja seh…makanya klo niat mo nolong orang jangan ada pamrih dalam hati
118 jakarta masih adakah kamu disana,adakah kontak alumni via facebookers,bikin reunian enak kali ya,untuk teman sejawat paramedik ….selamat bekerja sj,yg baik baik n penuh dengan tangungjawab profesi,but….kl ingat persija lg main dikandang jd pengin ke jakarta dan bergabung dengan teman teman dipinggir lapangan.salam dari cireboon
ohhh…bela nasib mu kini….118…emang klo diisi dengan orang2 kotor akan begitu hasilnya….