Stress sabtu pagi

•14 November 2009 • Tinggalkan sebuah Komentar

Sabtu pagi, setelah mandi siap-siap berangkat ke kampus. Pas pake celana, cari dompet .. Wah kemana ya dompet?!!??. Dicari di celana yang tadi malam dipakai, nihil??. Operasi semut dilakukan di kamar kos hasil tetap nihil. Wah hilang !!!! Inget2 lagi dimana duduk, dan pergi tadi malam. Semalam, makan di warung kopi citro deket tempat kos sambil ngenet, terus pulang duduk di depan tipi, ngobrol agak lama di kamar mas bagus tentang pembiayaan kesehatan, trus kemana lagi?. Tanya mas bagus, gak ada juga ketinggalan dompet. Pergi ke warung kopi citro, masih tutup. Balik lagi ke tempat kos, wah gimana ini? Balik lagi sama juhaeri ke citro masih tutup, tanya tempat kos belakang citro. Buka jam 10 mas, ya udah kita tunggu jam 10, ternyata masih tutup. Ya udah lah nanti sore aja. Telpon call center atm, minta di blokir atm.
Siang hari pas solat dzuhur, ada crew citro ke tempat kos, antar tuh dompet. Ya Allah, sungguh Engkau Maha Pengasih, Akhirnya dompet beserta isinya diantar sama crew warkop citro dalam keadaan utuh. Terima kasih Ya Allah, terimakah crew citro yang jujur..

GIS on Drupal

•7 Oktober 2009 • Tinggalkan sebuah Komentar

Contoh pemanfaatan Geographic Information System dalam CMS Drupal, dapat dilihat di link ini.

Pil Wireless dan Ponsel Khusus Pasien Diabetes

•7 Oktober 2009 • Tinggalkan sebuah Komentar

detikinet

Teknologi wireless ketika ditautkan ke dalam dunia kesehatan rupanya bisa bersinergi dengan baik. Sejumlah alat canggih nan menarik besutan Qualcomm ini misalnya, Pil Wireless dan ponsel khusus pasien diabetes.

Chip yang berukuran mini rupanya tidak hanya bisa dimasukkan ke dalam perangkat elektronik semisal ponsel. Tapi juga bisa disusupkan ke dalam tubuh manusia. Caranya adalah dengan menempelkannya dengan sebuah pil (obat butir) yang akan ditelan oleh manusia.

Dijelaskan oleh Don Jones, Vice President Qualcomm Health & Life Science, chip tersebut ketika sudah ditelan nantinya bukan berfungsi sebagai obat yang menyembuhkan seseorang dari suatu penyakit. Namun lebih berfungsi sebagai perangkat wireless.

“Nantinya bisa dimanfaatkan untuk bermacam-macam, seperti untuk melacak orang yang telah menelannya, sensor atau keperluan medis lainnya,” ujarnya kepada sejumlah wartawan di sela ajang Qualcomm Editor’s Day, di San Diego, Amerika Serikat.

Lain lagi dengan perangkat yang dipamerkan satunya yakni ponsel yang khusus dibuat untuk pasien diabetes. Kenapa demikian? Sebab, di bagian bawah ponsel tersebut terdapat alat tambahan yang bisa dipakai pasien untuk memeriksa kadar gula darahnya. Sehingga dapat lebih lebih efektif dalam hal pengawasan.

Dilihat sekilas, ponsel ini sama seperti ponsel lain pada umumnya. Hanya saja bagian keypad ponsel ini dibuat lebih besar. “Hal itu memang sengaja dilakukan, karena ponsel ini lebih ditujukan untuk para orang tua,” tukas Jones.

Meski bukan berasal dari industri kesehatan, Jones coba meyakinkan para pengguna bahwa alat ini dapat bekerja dengan baik dan sesuai prosedur kesehatan. Sebab untuk mengerjakannya, Qualcomm juga menggandeng sejumlah pelaku industri farmasi dan alat kesehatan untuk menjamin kualitas dari alat-alat tersebut.

Kedua produk di atas sendiri merupakan segelintir dari sederet alat kesehatan berbasis teknologi wireless yang digawangi Qualcomm. Selain itu ada Wireless Controlled Drug Delivery, Enviromental Sensors, Therapy management Systems, dan masih banyak lagi

Satu lagi website yang menghina Nabi Muhammad

•26 Agustus 2009 • Tinggalkan sebuah Komentar

Linknya saya dapat dari forum sebelah. Sebuah website yang menampilan komik yang menghina Nabi Kita Muhammad SAW. Ini linknya : komikmuhammad.t35.com/MuhammadMariya2.htm

Penikmat Internet Kelas Pinggiran

•23 Agustus 2009 • Tinggalkan sebuah Komentar

Judulnya aneh ya?, tapi kayaknya tepat buat saya sebagai rakyat indonesia yang masih beruntung dapat berkenalan dengan internet, walaupun di pinggiran.

Apa sih menariknya internet??! Banyak sekali orang ingin mengenal internet dengan berbagai alasan. Hanya sekedar iseng mengisi waktu luang? Menghidupkan kompor di dapur? Ingin silaturahmi? Ingin belajar? Cari ilmu? Sekolah di internet? Kayaknya Bisa semua ya! Termasuk mungkin cari duit tak halal xi..xi..xi..!!! .

Kembali ke masalah kelas pinggiran, ..nanti dulu! Dimulai dari sejarah dulu kayaknya. Pertama kenal internet, karena gak ada kerjaan! Asli, iseng karena luntang-lantung kagak ada kerjaan di pontianak selama 2 bulan sendirian, tanpa sanak saudara.. Sedih? …Gak juga enjoy aja!.
Selain ngitemin kulit dengan jalan kaki dari a yani-kampung bali- kapuas-gajah mada (berapa kilo ya jalan kakinya?,), yaitu ngadem di warnet telkom, lumayan abis jalan ngadem sambil browsing. Dari iseng akhirnya, silaturahmi dengan keluarga, rekans, fans nun jauh di seberang lautan (laut jawa).
Setelah ada kejelasan masa depan/kerjaan, yah nebeng deh di tempat kerjaan nginternetnya.
Dan akhirnya kecanduan (bahayaaa… Danger), pernah ikut test kecanduan internet blum!!!. Hasilnya aseli masih grade sedang, belum berat (tapi tetep masuk katagori kecanduan !!!).
Kalo gak dikantor? Internet darimana??? Gprs !!!! Itulah solusinya kalo lg di luar kantor.
Tapi yah untung dengan gprs (hp only, kagak mau sambung komputer) lumayan, untuk silaturahmi via imel, ceting, fesbuk dengan keluarga, rekans yang jah masih terjaga, walupun dengan koneksi yang … yah kadang-kadang lemoooot minta ampun. Mau pakai yang 3G ??? Hsdpa??? Belum kesampean , takut kagak ngebul dapur, kagak bisa beli mobil, pesawat de el el :)

Itulah karakteristik penikmat internet kelas pinggiran, nebeng di kantor plus bisa ngopi/mandi dulu sambil nunggu loading web selesai di hp.
Anda sendiri gimana?? Dari mana dapet koneksi internet????